Fakta Terekspose 6 Artis Korea Yang Mirip Sama Artis Indonesia



2. Sandra Dewi dengan Song Hye Kyo


3. Derby Romero dengan Kim Hye Sung

4. Asmiranda dengan Han Chae Young


5. Mulan Jameela dengan Han Ga In


6. Dewi Persik dengan So in Young












Tentara Soviet yang di gantung oleh tentara jerman
Tentara Soviet yang digantung oleh tentara jerman
Beberapa tahun yang lalu di Russia terkenal dengan ‘Arkeolog Hitam’ orang-orang yang independen melakukan penggalian di tempat-tempat bekas pertempuran Perang Dunia II dan mencari barang peninggalan berharga ,terkadang dalam pencarian mereka, mereka menemukan fenomena yang sangat aneh.
Leningradsky Luban–Pada tahun 1997, sekelompok enam orang menuju Leningradsky Luban, di mana puing-puing biara Makaryevsky hancur selama sisa perang di tengah-tengah rawa-rawa. Mendekati reruntuhan, kelompok itu melihat api unggun. Mereka terkejut untuk mengetahui bahwa api unggun tergantung tepat di udara. Segera setelah mereka mendekati reruntuhan, api unggun itu menghilang.
“arkeolog hitam” berdiam di sebuah kamp bekas reruntuhan perang. Sepanjang malam, mereka terganggu oleh jeritan manusia yang berasal dari hutan. Tak satu pun dari mereka bergegas untuk membantu atau mendekati teriakan itu.
Keesokan paginya, salah satu arkeolog pergi ke hutan dan tersesat. Dia kembali tiga jam kemudian, dengan pakaian kotor dan wajahnya nampak gila. Dia tidak pernah mengatakan kepada teman-temannya apa yang terjadi padanya.
Myasnoy Bor–Salah satu yang paling terkenal zona anomali terhubung ke Perang Dunia II adalah sebuah lembah berawa Myasnoy Bor terletak 30 kilometer jauhnya dari Novgorod. Banyak prajurit Soviet Serangan Kedua Angkatan Darat, divisi Wehrmacht Jerman, Spanyol “Blue Divisi” dan tentara lainnya tewas di wilayah ini selama Operasi Ofensif Lyuban 1942. Banyak sisa-sisa mayatnya masih terkubur di sini.
Galina Pavlova, ketua kelompok “pencari” dari kota Engels di wilayah Saratov menceritakan tentang sebuah insiden yang terjadi padanya pada tahun 1997: “Hutan dari Myasnoy Bor itu menakutkan dan mistik. Segera setelah Anda ditinggalkan di sana sendiri, hutan mulai membuat suara. Anda dapat dengan jelas mendengar teriakan “Hore,” seolah-olah jiwa dari prajurit tewas masih melakukan serangan. Pada hari kami menemukan tambang, aku berada di belakang orang-orang. Aku berhenti di sebuah titik yang digali berkali-kali sebelumnya. Tiba-tiba, aku melihat bahwa pohon-pohon itu condong ke arah tempat yang sama meskipun tidak berangin sama sekali. Aku memanggil orang-orang, dan kami menemukan sebuah kotak kayu lapuk dan tambang tua. “
Prajurit Jerman ketika menginvasi Soviet
Bryansk–Alexei, seorang “arkeolog hitam” yang menggali di hutan dekat Bryansk di mana pasukan garis depan Russia berada pada tahun 1942-1943, menceritakan cerita yang menarik.
“Kami menggali mayat enam Rusia dan 11 tentara Jerman, empat diantaranya adalah tentara Wehrmacht di rawa-rawa parit penampungan. Kami memotong kayu yang sudah lapuk dan menemukan sepatu bot Jerman dengan tulang mencuat keluar. Kemudian kami mulai penggalian dengan lebih hati-hati, dan menemukan tulang panggul, tulang punggung, dan tulang rusuk. Sedikit demi sedikit kita menggali keluar sisa-sisa dari empat orang kerangka itu. Mulai gelap. Kami meninggalkan kerangka di parit dan berkemah di padang rumput sekitar 200 meter jauhnya.
Pada malam hari, sesuatu terjadi. Kami terbangun oleh Valera, seorang pria yang berjaga malam. Dia mengatakan kepada kami bahwa sesuatu yang aneh sedang terjadi. Kami bangun dan mulai mendengarkan dengan cermat. Kami bisa mendengar pidato dengan bahasa jerman, lagu, tawa dan denting rel. Itu sangat menakutkan.
Tank Soviet
Di pagi hari kami pergi ke parit. Itu tampak sama seperti ketika kita meninggalkannya. Tapi ketika kita berjalan sedikit lebih jauh, kami melihat parit bekas tank, dan yang paling menakjubkan, terlihat jejak Tank yang masih baru!. “
Zheltoyar–Ada zona anomali Zheltoyar, lebih dikenal sebagai zona anomali Novokhopersk, di bagian timur wilayah Voronezh, dekat kota Novokhopersk.
siluet seorang prajurit Ceko
Washington, USA – Foto spiral misterius yang berada di dekat sebuah bintang yang menyala diabadikan teleskop luar angkasa Hubble, milik Badan Antariksa Amerika Serikat, NASA.
Foto tersebut diambil menggunakan cahaya infra merah.
Seperti diberitakan situs NASA, hingga kini ilmuwan belum menemukan apa penyebab struktur spiral aneh tersebut. Mereka juga tidak punya ide, mengapa spiral itu juga bersinar. Diduga kuat, spiral terang itu disebabkan cahaya yang dipantulkan bintang-bintang di dekatnya.
Sementara ini, spiral tersebut diduga hasil dari bintang yang berada dalam sistem bintang biner yang memasuki fase planetary nebula ketika ia melepas atmosfer terluarnya.
Foto itu menunjukkan nebula praplanet yang tidak biasa disebut IRAS 23166 1655 yang membentuk selubung debu di sekitar LL Pegasi, bintang di konstelasi Pegasus.
Foto spiral misterius dekat sebuah bintang diabadikan dari wahana antariksa Hubble (National Geographic)
Pola itu menunjukkan asal nebula, terdiri dari debu dan gas melesat keluar dengan kecepatan lebih dari 50.000 kph.
Meskipun namanya planet nebula tapi tidak ada hubungannya dengan planet. Obyek itu memperoleh nama seperti karena ukurannya yang kecil dibandingkan bintang pada umumnya. Dengan tingkat ekspansi dari gas spiral, lapisan baru seharusnya tampak setiap 800 tahun.
Galaksi Berbentuk Spiral
Namun ini bukan “spiral” pertama yang ditangkap Hubble. NASA melalui Teleskop Hubble mengabadikan foto menakjubkan, sebuah galaksi spiralyang jaraknya triliunan mil dari Bumi. Galaksi yang dinamakanNGC 4911 berbentuk melingkar, seperti roda.
Galaxy NGC 2911
Galaksi itu terletak 320 juta cahaya dari Bumi — tepatnya di ‘Coma Cluster’ — yang terdiri dari 1.000 galaksi dan kumpulan bintang-bintang yang mirip dengan Galaksi Bima Sakti.
NASA memberi judul gambar itu, ‘Island Universe’ atau ‘Pulau Alam Semesta’ — menunjukkan wajah megah galaksi spiral di konstelasi Coma Berenices utara, di tengah lautan bintang-bintang.
Galaksi ini terdiri dari jalur yang kaya debu dan gas di dekat pusat lingkaran galaksi.
Spiral-Spiral di Angkasa Mulai Bermunculan
Penampakan spiral lainnya juga pernah dilaporkan oleh sejumlah saksi mata namun bukan diangkasa luar, melainkan di langit Bumi!
Pertama kali dilaporkan ada penampakan asap berbentuk spiral yang berputar di atas langit di wilayah China pada tahun 1988, namun pada saat itu media tak menyoroti secara global dan tertelan oleh waktu.
Penampakan lainnya terjadi diwilayah Norwegia, Eropa pada tahun 2009. Bahkan penampakan spiral ini menjadi kontroversi dan spekulasi serta perdebatan di forum-forum dunia internet.
Ada yang menganggap spiral ini adalah “pintu gerbang dimensi” alias pintu gerbang ke dimensi lain yang digunakan para alien. Ada pula yang menyebutkan bahwa ini adalah permainan perangkat lunak atau software canggih CGI effect.
Selain itu banyak pula yang menganggap bahwa ini efek hologram tiga dimensi dari proyek sangat rahasia “Blue Beam” yang sedang diuji coba. Ada juga yang mengatakan bahwa ini adalah efek akibat pancaran gelombang elektromagnet ke atmosfir yang juga proyek sangat rahasia pengendali cuaca, “HAARP“.
Bahkan ada juga yang menilai ini adalah efek cahaya dari sebuah missile yang gagal diluncurkan oleh Russia. Akibat kegagalannya, missile ini membuat gerakan berputar-putar dan membentuk awan spiral di angkasa.
Norway spiral effect yang terlihat diangkasa dipercaya akibat kegagalan peluncuran sebuah missile milik Russia
Hingga kini penampakan spiral diatas langit Norwegia tidak ada yang tau pasti. Bahkan spiral ini jauh lebih mirip seperti apa yang ditangkap oleh teleskop Hubble dibanding sosok sebuah galaksi.
Namun yang paling masuk akal adalah spiral diatas Norway pada tahun 2009 tersebut bisa jadi adalah efek cahaya dari sebuah kegagalan peluncuran missile milik Russia.
Akhirnya, setahun sesudah adanya penampakan spiral di langit Norwagia yang misterius pada tahun 2009 tersebut, kini giliran di Australia terlihat spiral serupa diangkasa Australia..!
Namun hingga kini belum ada yang tahu persis, apa itu sebenarnya…? Semakin banyak teori yang disampaikan, semakin membuatnya menjadi tak pasti. (sm/ar/vs/inl/icc.wp.com)
Pada periode Caboniferous, akhir era Paleozoikum, wilayah timur Tennessee, ditutupi dengan laut yang dangkal, sedimen akhirnya membentuk batu gamping, sekitar 240 juta tahun.
Wilayah ini terangkat dan erosi telah menciptakan sebuah topografi, di mana gua bawah tanah membentuk lubang relatif horisontal, di bawah permukaan laut.
The Lookout Mountain Caverms mencakup Ruby Falls Cave, sebuah gua batu gamping, ketika sedikit tanah asam masuk sungai bawah tanah dan menggerogoti batu kapur yang relatif lunak, menyebabkan keretakan sempit, kemudian memperluas ke bagian-bagian gua dalam proses yang disebut pelapukan kimia.
Air terjun terletak di ujung bagian utama Ruby Falls Cave, dalam proses vertikal besar, di kikis oleh air hujan dan mata air alam, mengalir di lantai gua, kemudian berlanjut melalui gunung sampai akhirnya bergabung dengan Sungai Tennessee di dasar Lookout Mountain.
Sementara itu Ruby Falls Cave saling bercampur dengan gua Lookout Mountain untuk membentuk Lookout Mountain Caverns, kedua gua tersebut memang tidak benar-benar dihubungakan dengan bagian manapun, Ruby Falls Cave berisi berbagai formasi geologi dan keingintahuan, sedangkan gua Lookout Mountain tidak memilikinya.
Lampu listrik di pasang dalam gua, lampu-lampu sorot penuh warna ini membuat bentuk keindahan, dan ini menjadikan Ruby Falls Cave salah satu dari gua-gua komersial yang dilengkapi dengan penerangan, dengan kunjungan sedikitnya ratusan wisatawan per harinya, juga tentu karena promosi ratusan Billboard dengan kata-kata "VISIT RUBY FALLS" dan Ruby Falls Cave menjadi pokok pariwisata Chattanooga, Tennessee.
Ruby Falls Cave sampai sekarang masih sebuah misteri, karena para geologi belum bisa mencapai kata sepakat apakah benar terjadi lubang gua horisontal, dengan air terjunnya, disebabkan terjadinya kikisan erosi proses kimia yang menggerogoti gua batu kapur. (sakti, sumber Visit Ruby Falls Cave)
| Check Page Rank of any web site pages instantly: |
| This free page rank checking tool is powered by Page Rank Checker service |
