Welcome to my blog :)

rss

Senin, 02 April 2012

misteri Air Terjun 240 Juta Tahun

Misteri Air Terjun 240 Juta Tahun

Misteri Air Terjun 240 Juta Tahun
Jakarta, KasaKusuK.com

Pada periode Caboniferous, akhir era Paleozoikum, wilayah timur Tennessee, ditutupi dengan laut yang dangkal, sedimen akhirnya membentuk batu gamping, sekitar 240 juta tahun.

Wilayah ini terangkat dan erosi telah menciptakan sebuah topografi, di mana gua bawah tanah membentuk lubang relatif horisontal, di bawah permukaan laut.


The Lookout Mountain Caverms mencakup Ruby Falls Cave, sebuah gua batu gamping, ketika sedikit tanah asam masuk sungai bawah tanah dan menggerogoti batu kapur yang relatif lunak, menyebabkan keretakan sempit, kemudian memperluas ke bagian-bagian gua dalam proses yang disebut pelapukan kimia.

Air terjun terletak di ujung bagian utama Ruby Falls Cave, dalam proses vertikal besar, di kikis oleh air hujan dan mata air alam, mengalir di lantai gua, kemudian berlanjut melalui gunung sampai akhirnya bergabung dengan Sungai Tennessee di dasar Lookout Mountain.

Sementara itu Ruby Falls Cave saling bercampur dengan gua Lookout Mountain untuk membentuk Lookout Mountain Caverns, kedua gua tersebut memang tidak benar-benar dihubungakan dengan bagian manapun, Ruby Falls Cave berisi berbagai formasi geologi dan keingintahuan, sedangkan gua Lookout Mountain tidak memilikinya.

Lampu listrik di pasang dalam gua, lampu-lampu sorot penuh warna ini membuat bentuk keindahan, dan ini menjadikan Ruby Falls Cave salah satu dari gua-gua komersial yang dilengkapi dengan penerangan, dengan kunjungan sedikitnya ratusan wisatawan per harinya, juga tentu karena promosi ratusan Billboard dengan kata-kata "VISIT RUBY FALLS" dan Ruby Falls Cave menjadi pokok pariwisata Chattanooga, Tennessee.

Ruby Falls Cave sampai sekarang masih sebuah misteri, karena para geologi belum bisa mencapai kata sepakat apakah benar terjadi lubang gua horisontal, dengan air terjunnya, disebabkan terjadinya kikisan erosi proses kimia yang menggerogoti gua batu kapur. (sakti, sumber Visit Ruby Falls Cave)

0 komentar:

Poskan Komentar