Welcome to my blog :)

rss

Selasa, 12 Juni 2012

Polandia Andalkan Serangan Balik

Polandia Andalkan Serangan Balik

Piala Eropa
Polandia Andalkan Serangan Balik
Polandia Andalkan Serangan Balik
AFP

WARSAWA - Kemenangan telak 4-1 atas Republik Ceska pada laga pertama penyisihan Grup A membuat Rusia berpeluang besar lolos ke fase knock out. Namun, Polandia siap meredam laju tim asuhan Dick Advocaat itu dengan serangan balik yang cepat. Hasil imbang yang diraih Polandia di laga pertama melawan Yunani membuat tim tuan rumah tak punya pilihan lain selain memenangi laga melawan Rusia, Selasa (12/6).

"Rusia adalah tim paling kuat di grup ini. Namun, kami tak gentar. Secara taktik, kami telah mempersiapkan diri sehingga mereka takkan bisa mengejutkan lagi," ujar asisten pelatih Polandia, Hubert Malowiejski, Senin (11/6). Menurut Maloweijski, dia telah mempelajari permainan Rusia dan tahu kelemahan tim "Beruang Merah" tersebut.

Menurut dia, Polandia akan mengandalkan serangan balik untuk mencuri peluang mencetak gol. "Kami punya dua pemain sayap yang lincah, Jakub Blaszczykowski dan Maciej Rybus. Kami siap mengandalkan serangan balik karena Rusia pasti akan tampil menekan," jelasnya.

Polandia menuai kritik imbas kegagalan memenangi laga perdana melawan Yunani pada Jumat lalu. Banyak yang menyebut mereka miskin improvisasi dalam serangan. Publik Polandia berharap Robert Lewandowski dan kawan-kawan yang lebih baik lagi di laga kedua nanti, apalagi Rusia di atas kertas berbeda dengan Yunani.

Rusia sedang berada di atas angin dan memiliki ketajaman di lini depan. Jika dilihat dari data laga terakhirnya, tim tuan rumah tidak akan banyak kehilangan kekuatan seperti di laga perdana. Bahkan, bisa dikatakan mereka bisa tampil full team. Hanya nama penjaga gawang cadangan Tyton-lah yang menjadi pengisi daftar susunan pemain paling baru.

Dari kubu Rusia, kendati diunggulkan, Dick Advocaat memprediksi peluang timnya tetap akan berat saat menghadapi tuan rumah. "Saya melihat alasan pertandingan melawan Polandia bakal berlangsung mudah bagi kami," ujar pelatih asal Belanda berusia 64 tahun itu.

Advocaat menilai partai melawan tuan rumah akan memiliki atmosfer berbeda ketimbang ketika meladeni Republik Ceska. "Kami akan menghadapi tim yang punya gaya total berbeda. Saya berharap kemenangan seperti laga sebelumnya, tapi pertandingan selanjutnya akan lebih sulit. Kekuatan kami adalah permainan tim dan hal itu juga tampak pada Polandia. Mereka memainkan sepak bola berkualitas ketika melawan Yunani," tandasnya. ben/Rtr/AFP/AR-4

0 komentar:

Poskan Komentar